Jika di windows kita mengenal partisi c:, d:, dan sebagainya, maka dilinux memiliki nama unik pula, berikut adalah partisi-partisi yang sering digunakan di linux:
Partisi Utama:
1.Partisi "/"
"/" -> Partisi utama di linux.
Partisi Opsional:
1. Partisi "/home"
"/home" -> Partisi untuk dokumen atau data user, partisi ini secara "default" sudah termasuk di dalam partisi "/".
Partisi Utama:
1.Partisi "/"
"/" -> Partisi utama di linux.
Partisi Opsional:
1. Partisi "/home"
"/home" -> Partisi untuk dokumen atau data user, partisi ini secara "default" sudah termasuk di dalam partisi "/".
Note:
*Beberapa user linux ada yang menggunakan partisi /home secara terpisah dengan alasan mudah untuk dibackup jika melakukan install ulang. Dan ada pula yang tidak membuat partisi ini dengan alasan liveCD linux pun tetap bisa membackup sistem. Pilihan partisi ini kembali kemasing-masing pengguna, mana yang lebih disuka.
*Bila partisi "/home" ingin dipisah, pastikan partisi "/" memiliki ukuran yang memadai, agar pada saat penambahan software atau program, partisi "/" masih dapat menampung dengan baik.
2. Partisi "swap"
Partisi ini digunakan sebagai cadangan memory RAM, jika RAM bawaan komputer tidak mencukupi untuk menjalankan suato proses. Ukurannya adalah 2 x ram komputer, bila RAM komputer 128MB maka swap dibuat menjadi 256MB.
Note:
Penggunaan swap dahulu digunakan untuk mengakali kekurangan ram komputer dengan mengambil space harddisk. Namun untuk saat ini, Penggunaan swap tidak selalu diperlukan karena kapasitas ram saat ini sudah berukuran "giga". Jika tetap menggunakan swap, rumus swap tidak harus selalu 2 x RAM komputer. Dan kembali kemasing-masing pengguna, mana yang lebih disuka.
3. Partisi "kosong"
Partisi kosong ini adalah partisi yang digunakan untuk berbagai keperluan penyimpanan. Partisi ini bisa berupa partisi NTFS ataupun native linux.
Semoga berguna
*Beberapa user linux ada yang menggunakan partisi /home secara terpisah dengan alasan mudah untuk dibackup jika melakukan install ulang. Dan ada pula yang tidak membuat partisi ini dengan alasan liveCD linux pun tetap bisa membackup sistem. Pilihan partisi ini kembali kemasing-masing pengguna, mana yang lebih disuka.
*Bila partisi "/home" ingin dipisah, pastikan partisi "/" memiliki ukuran yang memadai, agar pada saat penambahan software atau program, partisi "/" masih dapat menampung dengan baik.
2. Partisi "swap"
Partisi ini digunakan sebagai cadangan memory RAM, jika RAM bawaan komputer tidak mencukupi untuk menjalankan suato proses. Ukurannya adalah 2 x ram komputer, bila RAM komputer 128MB maka swap dibuat menjadi 256MB.
Note:
Penggunaan swap dahulu digunakan untuk mengakali kekurangan ram komputer dengan mengambil space harddisk. Namun untuk saat ini, Penggunaan swap tidak selalu diperlukan karena kapasitas ram saat ini sudah berukuran "giga". Jika tetap menggunakan swap, rumus swap tidak harus selalu 2 x RAM komputer. Dan kembali kemasing-masing pengguna, mana yang lebih disuka.
3. Partisi "kosong"
Partisi kosong ini adalah partisi yang digunakan untuk berbagai keperluan penyimpanan. Partisi ini bisa berupa partisi NTFS ataupun native linux.
Semoga berguna

RSS Feed